Rabu, 04 Agustus 2010

Anjuran dan Larangan Dalam Merawat Aki

Merawat Aki
Aki adalah satu satunya alat penyuplai listrik. Merawat Aki yang terbaik adalah dengan mengecek secara rutinsetiap 2 minggu sekali (Aki basah). 


Berikut adalah beberapa hal dalam merawat aki mobil :

ANJURAN :
  • Lakukan pengecekan setiap pagi, pastikan tidak ada "kelainan pada aki anda. Bunyikan Klakson atau nyalakan lampu dim pada posisi engine Off. 
  • Periksa terminal-terminal aki, pastikan tidak longgar harus kokoh dan bersih bebas karat. 
  • Bersihkan karat dengan sikat, beri pelumas khusus agaruntuk mencegah karat.
  • Aki harus terpasang secara benar dan kokoh, periksa braket dan pengikatnya, kencangkan bila longgar. Aki yang bergeser dari tempatnya bisa tergoncang dan merusak cell aki atau bahakan menyebabkan hubungan pendek antar sel.
  • Aki basah : Tempatkan mobil diposisi yang datar, Check level air  aki, harus 3/4 mendekati garis upper level.Bila kurang tambahkan air suling (destilated water) atau air aki biru.
  • Tray(Alas Aki) atau Case (kotak Aki) harus selalu dalam keadaan bersih. AKi terletak di ruang mesing yang bersuhu mencapai 80°C, Debu dan kotoran serta penuh goncangan. Bila perlu bersihkan dengan larutan baking soda, air sabun dengan sikat halus. PASTIKAN dalam keadaan kering sempurna pada saat dipasang kembali.

  • Aki dibuat dalam berbagai ukuran untuk berbagai jenis tipe mobil dan berbagai keperluan. Pastikan memilih aki yang tepat untuk mobil anda.
 LARANGAN :
  • Bila aki dalam keadaan rusak total, jangan mencoba untuk men"charge" nya sendiri . Bisa timbul ledakan. Salah satu tanda visual bila aki rusak total adalah dinding tepi aki menggelembung tidak normal.
  • Bila anda mengerti teknik dan mau men"charge" aki anda sendiri, Gunakan Battery Charger dan mulailah diposisi yang terendah.
  • Jangan Sesekali men"charge" aki yang "mati" atau "soak" dengan mengndalkan alternator. Alternator tidak dirancang untuk difungsikan sebagai "charger" aki. Bila dipaksakan, dapat memperpendek umur alternator anda, yang pasti  Bahan bakar anda pun akan terbuang percuma hanya untuk urusan men"charge" aki.
  • Jangan MEMIRINGKAN atau MEMBALIK aki pada saat : CHARGING, TESTING atau JUMPSTARTING engine.
  • Jangan mencoba melepas kabel aki pada saat mesin menyala.
  • Pada saat CHARGING, perhatikan Aki agar tidak terlalu panas, elektrolit tidak sampai mendidih. Bila terjadi - hentikan proses Charging dan periksa aki anda.
  • AKi Basah : Bila air aki kurang atau diposisi low JANGAN MENAMBAH dengan AKI ZUUR ( air aki merah ).
  • Saat menguras aki jangan dikocok, tuangkan air aki lama dengan cara normal. Setelah itu diisi air aki baru dan kemudian disetrum kembali.
  • Proses menguras jangan diselingi mengisi aki dengan air panas karena akan merusak bagian dalam aki
  • Ketika menambah air aki jangan sampai terlalu penuh dan melimpah. Itu bisa merusak bagian di sekitar aki. Misalnya jika menetes ke rangka motor bisa rusak bahkan patah.


Artikel Terkait :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar