Kamis, 29 Juli 2010

Ball Joint Mobil

Ball Joint
Ball Joint merupakan poros antara roda dan suspensi mobil. Ball Joint memegang peran penting dalam kemudi mobil dan suspensi yang aman. Jika terjadi masalah pada Ball Joint, secepat mungkin diatasi dengan memperbaikinya atau manggantinya.


 "Sealed" Ball Joint tidak memerlukan pelumasan tetapi ball joint standar harus dilumasi dari waktu ke waktu. Pemeriksaan ball joint standar minimal dilakukan setahun sekali. Meskipun tidak ada usia yang tepat, ball joint  bisa rusak saat mencapai 80.000 mil.  

Tanda-tanda awal kerusakan Ball Joint adalah :
  1. Karet penutup sobek, sehingga kotoran bisa masuk.
  2. Muncul suara ketika roda berbalik dan akhirnya berubah menjadi bunyi berderit pada saat berhenti.
  3. Ketika melewati gundukan., ada suara 'gedebuk'. Suara-suara tersebut datang dari suspensi depan ketika terjadi atas gundukan.
Ball Joint RusakJika ball joint rusak, hasilnya dapat berbahaya karena sudut roda akan menjadi tak terbatas, menyebabkan hilangnya kontrol kemudi. Karena ban akan  mencapai sudut yang tidak diinginkan, maka akan merusak ban. Selain itu dapat erusak bagian-bagian lain dari kendaraan.

Jika ball joint rusak, dilakukan spooring pun hasilnya tidak akan bagus. Mekanik spooring pasti tidak akan melakukan spooring jika ball joint mengalami kerusakan.


Artikel Terkait :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar