Senin, 21 Juni 2010

Trik Praktis Cuci Mobil Sendiri

Trik cuci mobil sendiri
Mencuci mobil adalah pekerjaan yang menyenangkan. Namun akan berubah menjadi bencana jika salah dalam proses mengerjakannya. Berikut ini adalah trik praktis cuci mobil sendiri yang bisa dilakukan di rumah.


  1. Setelah tersiram hujan, siram terlebih dahulu untuk membuang kotoran seperti pasir halus.
  2. Penggunaan spons untuk meratakan sampo di permukaan bodi mobil. Jangan gunakan spons untuk membilas atau mengeringkan, karena spons mudah menangkap kotoran yang menyebabkan baret halus.


    Penggunaan spons untuk cuci mobil
  3. Sikat kawat bersifat sangat abrasif, digunakan untuk menyikat kotoran yang membandel di sisi dalam sepatbor. Penggunaannya tidak boleh terlalu sering karena akan merusak lapisan anti karat.


    Sikat kawat bersifat abrasif
  4. Jet washer memudahkan menyemprotkan air dengan tekanan tinggi. 
  5. Kain yang paling layak dipakai untuk mencuci ada dua: chamois (kain kulit sintesis kanebo) dan kain mikrofiber. Kain mikrofiber digunakan untuk meratakan air, karena sifatnya yang dapat mengangkat debu halus dari permukaan. Sedangkan chamois digunakan saat proses pengeringan, dan mikrofiber kembali digunakan untuk finishing sehingga tak ada air tersisa.


    Lap kanebo atau plas chamoisKain lap microfiber
  6. Membersihkan pelek alloy jangan ditunda supaya tidak timbul jamur, hindari pemakaian sikat yang dapat menimbulkan baret halus.



    Membersihkan pelek alloy
  7. Timbul baret pakai kain mikrofiber?. Jangan mengelap dengan cara memutar, bersihkan setelah selesai digunakan. 
  8. Bagian bodi mobil yang paling mudah terserang jamur adalah kap mesin. Posisinya yang landai membuat air lebih sulit mengalir. Akibatnya air mengering di tempat dan mengakibatkan jamur tumbuh. Begitu pula dengan panas dari mesin yang mempercepat proses mengeringnya air.


    Kap mesin mudah terkena jamur
  9. Panas dari kabin akibat dijemur di bawah terik matahari berpotensi mempercepat proses mengeringnya air di bagian atap mobil. 
  10. Bagian yang pertama dibersihkan saat mencuci mobil adalah bagian bawah, kemudian naik ke bagian tertinggi dan turun  kembali sampai paling bawah.
  11. Bagian yang sering terlupakan saat mencuci mobil adalah di area-area terpencil seperti tuas pintu, emblem, sela-sela seputar spion samping, wiper, rumah foglamp dan celah antara pintu dan panel bodi. Bagian ini kerap terlupakan saat mengeringkan karena letaknya seringkali tersembunyi.
  12. Bersihkan rongga di dalam pintu, karena di dalamnya banyak bersembunyi kotoran dan debu. Apalagi jika karet kaca sudah getas sehingga kotoran mudah menyelinap ke dalam. Selain membersihkan rongga pintu, Anda dapat memeriksa dan merawat power window dan tuas pintu beserta penguncinya. 
  13. Bersihkan kaca mobil dengan dengan baca di sini dan tambahkan air wiper dengan cairan pembersih kaca untuk merawatnya. Karena kaca mobil rentan terhadap jamur dan jelaga, khususnya kaca depan. 
  14. Bodi mobil boleh dilapisi wax, sepanjang diaplikasikan setelah mobil dicuci bersih. Jika tidak, sama saja memberi perlindungan pada jamur dan kotoran yang hinggap karena fungsi wax untuk melapisi. Sebaiknya mobil bisa dipoles terlebih dahulu, yang disusul wax.


    Wax melapisi bodi mobil
  15. Mengelap sisi dalam kaca untuk menghilangkan bercak seperti bekas tangan atau lainnya. Yang harus diperhatikan adalah pastikan kaca benar-benar kering saat finishing. Tidak ada noda air tersisa yang dapat mengganggu pandangan dan jika dibiarkan lama akan menumbuhkan jamur. 
  16. Membersihkan panel kayu dan krom dengan kain bersih dan air. Pastikan kering sempurna agar tidak menimbulkan bercak dan hindari dari cairan pembersih karena justru akan merusaknya. Kedua panel tersebut pada umumnya telah diberi lapisan pernis agar terlihat mengilap dan melindungi dari kotoran.
  17. Mengangkat noda dari bahan fabric menggunakan air hangat dan sikat nylon. Jika gagal, cairan pembersih kain yang banyak beredar dapat digunakan. Jangan terlalu lama mendiamkan noda pada kain karena semakin sulit untuk menghilangkannya. 
  18. Kaca spion bagian dalam buram disebabkan karena asap rokok. Namun jika tidak, itu bisa terjadi akibat kotoran dari luar menempel dan membentuk lapisan minyak. Seperti halnya kaca depan.


    Kaca spion bagian dalam
  19. Mencuci ruang mesin tidak disarankan, apalagi jika memakai penyemprot air bertekanan. Perlakuan itu dapat mengakibatkan mesin bermasalah karena sistem kelistrikan terkontaminasi air. Jika kondisi mesin sudah terlalu kotor, gunakan engine degreaser yang banyak beredar di pasar.


    Engine degreaser
  20. Cara menghilangkan aspal di bodi mobil adalah dengan dicuci dan keringkan mobil. Selanjutnya perhatikan area yang berpotensi terkena cipratan aspal. Gunakan tar and bugs removal untuk menghilangkannya. Hal serupa dapat dilakukan untuk mengusir sisa serangga.


    Tar and bug removal
  21. Membersihkan kotoran pada bahan kulit cukup diseka dengan kain setengah basah oleh air hangat karena bahan kulit pori-porinya halus. Tapi jika sudah mengering, leather and vinyl cleaner dapat digunakan. Aplikasikan leather conditioner untuk menjaga kelembaban kulit agar permukaannya tidak mudah getas.


    Bahan kulitleather and vinyl cleaner
  22. Membersihkan kolong kabin dengan menggunakan vaccum cleaner. Arahkan ke segala sudut terutama kolong bangku. Turunkan karpet plastik dan sedot debu yang menempel di karpet dasar. Jika bahannya plastik, dapat dilap dengan kain setengah basah. Di pasar juga tersedia pembersih karpet mobil.


    Pembersih karpet mobil
  23. Jagalah kebersihan kain fabric karena bahan tersebut memiliki pori-pori besar yang berpeluang menyimpan debu dan kotoran. Cara termudah melihatnya adalah dengan memukul bangku berbahan fabric. Dijamin debu akan berterbangan dan Anda pun yakin akan pentingnya menjaga kebersihan kain jenis ini.


    Bahan fabric
  24. Cara merawat wood panel bisa menggunakan cairan khusus dari produk-produk car care  yang ada di pasar. Jika tidak ada, Anda dapat menggunakan wax, dengan catatan hanya untuk panel yang dilapisi pernis. Selain itu hindari penggunaan wax  berbahan dasar silikon karena bisa menyilaukan akibat terlalu mengilap.
  25. Bagian kolong mobil yang harus diwaspadai adalah bagian dalam sepatbor. Bagian ini paling kotor karena kotoran dari ban langsung terlempar ke sepatbor. Berikutnya adalah bagian dalam bumper sebagai tempat yang paling jarang diperhatikan. Lainnya adalah daerah seputar as roda, suspensi dan kondensor AC yang sering terlupakan karena posisinya sulit.
  26. Quick clay adalah bahan untuk mengangkat zat atau kotoran yang membandel di bodi mobil. Bahan dasarnya adalah tanah liat. Digunakan setelah proses mencuci selesai dengan cara menggosokkannya secara halus pada bagian yang dianggap menyimpan zat hasil kontaminasi dengan kotoran dari luar.


    Quick Clay
  27. Pada saat membersihkan plafon, perhatikan jenis dan material plafon. Plafon jenis gantung relatif mudah untuk dibersihkan, seperti pada Toyota Avanza. Jika jenis cetak seperti pada Honda CR-V harus dijaga agar tidak terlalu basah sehingga membuatnya turun. Kain beledu juga lebih sulit karena jika terlalu kuat saat menyikat akan merusak kainnya.


    Plafon
  28. Cara mengaplikasikan semir ban adalah pastikan ban sudah bersih dan kering. Semir ban sendiri umumnya terdiri dari dua jenis, cair dan jel. Supaya rata, maju atau mundurkan mobil untuk mencapai area yang tadinya bersinggungan dengan aspal.


    Semir ban cairsemir ban jel
  29. Mencuci di mesin pencuci otomatis dapat dilakukan, karena praktis. Namun yang patut Anda perhatikan adalah kualitas kain lap yang digerakkan secara otomatis. Secara kasat mata Anda pasti bisa membedakan yang bagus dan tidak. Kami juga tidak menyarankan Anda melakukannya terlalu sering karena kencangnya putaran mesin lap berpotensi mengakibatkan baret di bodi.


    Pencuci mobil otomatis
  30. Menjaga kebersihan bagasi yang posisinya terpisah dengan kabin. Karena fungsinya sebagai tempat barang, berbagai jenis kotoran dapat dengan mudah hinggap di dalamnya. Cara termudah membersihkan adalah dengan vacuum cleaner. Jika ada noda, bersihkan dengan bahan yang biasa dipakai untuk mebersihkan bahan fabric. Semprotkan deodorizer untuk menetralisir bau tak sedap. 


Artikel Terkait :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar